Minggu, 08 April 2012

Pengakuan Raja Heraclius Terhadap Nabi Muhammad



http://masenno.files.wordpress.com/2010/06/nabi-muhammad-saw.jpg
Pada masa Perjanjian Hudaibiyah atau gencatan senjata antara kaum muslimin dan musyrikin Quraisy, Rasulullah saw mengutus beberapa sahabat. Mereka dikirim kepada raja-raja bangsa Arab dan non-Arab untuk menyeru Al-Islam. Salah satu sahabat yang diutus adalah Dihyah bin Khalifah Al-Kalbi. Ia ditugaskan untuk menyampaikan surat dakwah kepada Heraclius, Kaisar Romawi. 


Dihyah pun diterima oleh Heraclius dengan sangat baik. Kemudian ia menyampaikan surat dakwah dari Rasulullah saw kepada sang Kaisar Romawi (baca : Dokumen Asli ! Surat - surat Rosulullah untuk para raja => cari disitus ini menggunakan fitur pencarian diatas)).

Setelah Heraclius membaca pesan Rasulullah saw, ia segera menyuruh pengawalnya untuk mencari orang-orang yang mengenal Muhammad. Saat itu Abu Sufyan berada di sana bersama serombongan kafilah dagang Quraisy.

Para pengawal kerajaan pun melaporkan keberadaan Abu Sufyan dan teman-temannya kepada sang kaisar. Kemudian dipanggillah Abu Sufyan yang masih membenci Islam bersama teman-temannya ke hadapan Kaisar Romawi tersebut.

Abu Sufyan dan teman-temannya datang menghadap Heraclius. Dengan didampingi seorang penerjemah, sang Kaisar mengawali pembicaraan dengan pertanyaan, "Siapa di antara kalian yang paling dekat garis keturunannya dengan orang yang mengaku sebagai nabi ini?"

Abu Sufyan menjawab, "Saya, Tuan!"

Kemudian terjadilah dialog di antara keduanya di hadapan para petinggi istana kekaisaran Romawi. Berikut ini dialog yang diceritakan langsung oleh Abu Sufyan dan diriwayatkan kembali oleh Bukhari. menjelma

Heraclius : "Bagaimana kedudukan keluarganya di antara kalian?"

Abu Sufyan : "Ia berasal dari keturunan bangsawan."

Heraclius : "Adakah di antara keluarganya mengaku Nabi?"

Abu Sufyan : "Tidak."

Heraclius : "Adakah di antara nenek moyangnya yang menjadi raja atau kaisar?"

Abu Sufyan : "Tidak ada."

Heraclius : "Apakah pengikut agamanya itu orang kaya ataukah orang kebanyakan?"

Abu Sufyan : "Pengikutnya adatah orang lemah, miskin, budak, dan wanita muda."

Heraclius : "Jumlah pengikutnya bertambah atau berkurang?"

Abu Sufyan : "Terus bertambah dari waktu ke waktu."

Heraclius : "Setelah menerima agamanya, apakah pengikutnya itu tetap setia kepadanya ataukah merasa kecewa, lalu meninggalkannya?"

Abu Sufyan : "Tidak ada yang meninggalkannya."

Heraclius : "Sebelum dia menjadi nabi, apakah dia suka berdusta?"

Abu Sufyan : "Tidak pernah."

Heraclius : "Pernahkah orang itu ingkar janji atau mengkhianati kepercayaan yang diberikan kepadanya?"

Abu Sufyan : "Tidak pernah. Kami baru saja melakukan perjanjian gencatan senjata dengannya dan menunggu apa yang akan diperbuatnya."

Heraclius : "Pernahkah engkau berperang dengannya?"

Abu Sufyan : "Pernah."

Heraclius : "Bagaimana hasilnya?"

Abu Sufyan : "Kadang-kadang kami yang menang, kadang-kadang dia yang lebih baik daripada kami."

Heraclius : "Apa yang dia perintahkan kepadamu?"

Abu Sufyan : "Dia hanya memerintahkan kami untuk menyembah Allah dan tidak mempersekutukan-Nya dengan apapun, meninggalkan takhayul dan kepercayaan leluhur kami, mengerjakan shalat, membayar zakat dan berbuat baik kepada fakir miskin, bersikap jujur dan dapat dipercaya, memelihara apa yang dititipkan kepada kita dan mengembalikan dengan utuh, memelihara silaturrahim dengan semua orang, dan yang paling penting dengan keluarga sendiri." menjelma

Lalu, seperti dikisahkan oleh Abu Sufyan r.a, Heraclius memberikan tanggapan sebagai berikut melalui penerjemahnya.

Heraclius : "Aku bertanya kepadamu tentang silsilah keluarganya dan kau menjawab dia adalah keturunan bangsawan terhormat. Nabi-nabi terdahulu pun berasai dari keluarga terhormat di antara kaumnya.

Aku bertanya kepadamu apakah ada di antara keluarganya yang menjadi nabi, jawabannya tidak ada. Dari sini aku menyimpulkan bahwa orang ini memong tidak dipengaruhi oleh siapa pun dalam hal kenabian yang diikrarkannya, dan tidak meniru siapa pun dalam keluarganya.

Aku bertanya kepadamu apakah ada keluarganya yang menjadi raja atau kaisar. Jawabannya tidak ada. Jika ada leluhurnya yang menjadi penguasa, aku beranggapan dia sedang berusaha mendapatkan kembali kekuasaan leluhurnya.

Aku bertanya kepadamu apakah dia pernah berdusta dan ternyata menurutmu tidak pernah. Orang yang tidak pernah berdusta kepada sesamanya tentu tidak akan berdusta kepada Allah.

Aku bertanya kepadamu mengenai golongan orang-orang yang menjadi pengikutnya dan menurutmu pengikutnya adalah orang miskin dan hina. Demikian pula halnya dengan orang-orang terdahulu yang mendapat panggilan kenabian.

Aku bertanya kepadamu apakah jumlah pengikutnya bertambah atau berkurang. Jawabanmu, terus bertambah. Hal ini juga terjadi pada iman sampai keimanan itu lengkap.

Aku bertanya kepadamu apakah ada pengikutnya yang meninggalkannya setelah menerima agamanya dan menurutmu tidak ada. Itulah yang terjadi jika keimanan sejati telah mengisi hati seseorang.

Aku bertanya kepadamu apakah dia pernah ingkar janji dan menurutmu tidak pernah. Sifat dapat dipercaya adalah ciri kerasulan sejati.

Aku bertanya kepadamu apakah engkau pernah berperang dengannya dan bagaimana hasilnya. Menurutmu engkau berperang dengannya, kadang engkau yang menang dan kadang dia yang menang dalam urusan duniawi.

Para nabi tidak pernah selalu menang, tetapi mereka mampu mengatasi masa-masa sulit perjuangan, pengorbanan, dan kerugiannya sampai akhirnya mereka memperoleh kemenangan.

Aku bertanya kepadamu apa yang diperintahkannya, engkau menjawab dia memerintahkanmu untuk menyembah Allah dan tidak mempersekutukan-Nya, serta melarangmu untuk menyembah berhala, dan dia menyuruhmu shalat, bicara jujur, serta penuh perhatian. Jika apa yang kaukatakan itu benar, dia akan segera berkuasa di tempat aku memijakkan kakiku saat inimenjelma

Aku tahu bahwa orang ini akan lahir, tetapi aku tidak tahu bahwa dia akan lahir dari kaummu (orang Arab). Jika aku tahu aku bisa mendekatinya, aku akan pergi menemuinya. Jika dia ada di sini, aku akan membasuh kedua kakinya dan agamanya akan menguasa tempat dua telapak kakiku!"

Selanjutnya, Heraclius berkata kepada Dihyah Al-Kalbi, "Sungguh, aku tahu bahwa sahabatmu itu seorang nabi yang akan diutus, yang kami tunggu-tunggu dan kami ketahui berita kedatangannya dalam kitab kami. Namun, aku takut orang-orang Romawi akan melakukan sesuatu kepadaku. Kalau bukan karena itu, aku akan mengikutinya!"

Untuk membuktikan perkataannya tersebut, Heraclius memerintahkan orang-orangnya untuk mengumumkan, "Sesungguhnya kaisar telah mengikuti Muhammad dan meninggalkan agama Nasrani!" Seluruh pasukannya dengan persenjataan lengkap serentak menyerbu ke dalam ruangan tempat Kaisar berada, lalu mengepungnya.

Kemudian Kaisar Romawi itu berkata, "Engkau telah melihat sendiri bagaimana bangsaku. Sungguh, aku takut kepada rakyatku!"

Heraclius membubarkan pasukannyadengan menyuruh pengawalnya mengumumkan berita, "Sesungguhnya kaisar lebih senang bersama kalian. Tadi ia sedang menguji kalian untuk mengetahui kesabaran kalian dalam agama kalian. Sekarang pergilah!"

Mendengar pengumuman tersebut, bubarlah pasukan yang hendak menyerang Kaisar tadi. Sang Kaisar pun menulis surat untuk Rasulullah saw yang berisi, "Sesungguhnya aku telah masuk Islam." Kaisar juga menitipkan hadiah beberapa dinar kepada Rasulullah saw. menjelma

Ketika Dihyah menyampaikan pesan Raja Heraclius kepada Rasulullah saw, beliau berkata, "Musuh Allah itu dusta! Dia masih beragama Nasrani."
Rasulullah saw pun membagi-bagikan hadiah berupa uang dinar itu kepada kaum muslimin.

sumber : situslakalaka.blogspot.com/

MasyaAllah!! Ibu Dan Anak Melekat Hingga Mati Akibat Berzina




  aib persetubuhan antara anak dan ibu  yang tak boleh dipisahkan telah menjadi buah mulut masyarakat Gorontalo. Kini, ibu dan anak itu telah meninggal dunia. tapi berita meninggalnya masih di pertanyakan.

Kamis, 22 Maret 2012

inilah anjing paling menyeramkan



Pria India Reinkarnasi 5 Kali Dalam Keluarga Yang Sama !


Pengikut agama Hindu percaya akan reinkarnasi, percaya setelah orang meninggal akan lahir kembali, reinkarnasi dilahirkan kembali ke dunia ini terus menerus. Pada tanggal 26 Desembaer lalu ada laporan yang mengemukakan, seorang pemuda yang meninggal dalam kecelakaan mobil, pernah dengan bentuk tubuh sebagai lalat, lebah, dan ular reinkarnasi lima kali dalam keluarga yang sama.


Menurut Kantor Berita Pusat yang mengutip koran India "Asian Age" melaporkan bahwa di daerah Kasganj, Provinsi Uttar Pradesh yang berjarak 150km dari selatan-timur ibukota New Delhi, Ajay pemuda yang berumur16 tahun mengalami kecelakaan mobil awal pekan ini setelah meninggal, meninggalkan banyak kisah reinkarnasi yang benar-benar menakjubkan.



5th Reincarnation in India

Laporan tersebut mengutip permbicaraan Rambeti nenek Ajay, ketika masih kecil Ajay sudah mengatakan kepada keluarganya bahwa, dari tahun 1984-1993, ia telah reinkarnasi lima kali dalam keluarga ini.

Rambeti mengatakan: "Pada awalnya, kami semua berpikir dia mengarang cerita, tapi ketika ia tumbuh dewasa, ia masih bersikeras pada argumen yang sama, dan menunjukkan bahwa reinkarnasinya pertama kalinya dalam keluarga ini adalah lahir pada tahun 1984 sebagai anak saya."

Tapi ketika Ajay tumbuh hingga enam tahun, seorang tetangga wanita yang karena jangka panjang tidak punya anak, hatinya timbul kebencian, dia menaruh racun dalam permen gula putih yang umum di ketemukan di pedesaan India, Ajay akhirnya meninggal karena keracunan, Rambeti berkata , peristiwa ini sangat sedikit diketahui orang, namun Ajay bisa secara detil mengatakannya, sehingga seluruh keluarga terkejut.

Laporan juga mengatakan, Ajay juga memberitahu keluarganya bahwa setelah dia meninggal keracunan, berturut-turut dia reinkarnasi menjadi lalat, lebah, dan ular reinkarnasi ke keluarga ini. Menurut Rambeti: "Ajay benar, pada tahun 1991 memang ada seekor ular di taman sana, namun dibunuh ibunya."

Ajay kemudian dilahirkan kembali sebagai putra dari putri Rambeti. Namun, tampaknya suatu kebetulan bahwa saat berusia dua tahun dia mati tersedak karena makan permen gula putih. Pada tahun 1993, Ajay sekali lagi bereinkarnasi menjadi putra menantu Rambeti, hingga pada minggu lalu dia meninggal dalam sebuah kecelakaan.

Rambeti mengungkapkan, keluarganya pernah membawa Ajay mengunjungi tempat-tempat kuil dan paranormal minta bantuan, ingin tahu apakah Ajay terlalu banyak fantasi. Dia bilang, namun bagaimana pun, keluarga yang masih sedih karena Ajay meninggal dalam kecelakaan mobil, sekarang mereka sedang prediksi Ajay akan dengan bentuk fisik apa lagi bereinkarnasi kembali.

http://15meh.blogspot.com/2010/10/pria-india-reinkarnasi-5-kali-dalam.html 

Alasan kenapa anjing suka menggigit anak kecil



x
Mengapa Anjing Suka Menggigit Anak Kecil 7wolu.blogspot.com


Kecintaan pada binatang ternyata bisa membawa sial. Organsisasi Kesehatan Dunia atau WHO mencatat, sedikitnya tiap tahun terdapat 12 juta kasus gigitan anjing.

Menurut data tersebut, 10 dari penyebab umum kematian disebabkan oleh infeksi rabies dari gigitan anjing yang mematikan. Hal ini terutama terjadi di Afrika dan 
Asia.

Populasi yang paling banyak terinfeksi akibat gigitan adalah anak-anak dan pekerja di lahan pertanian.

Nah, Dibandingkan orang dewasa, anak-anak ternyata sering menjadi sasaran utama gigitan anjing. Menurut penelitian, ternyata para anjing merasa daerah kekuasaannya terancam oleh anak-anak.

Untuk melihat kaitan antara perilaku anjing yang suka menggigit dan anak-anak sebagai korban, para ahli menganalisis 111 kasus gigitan anjing.

1/3 anjing yang suka menggigit pada umumnya melakukan hal itu karena merasa cemas. Misalnya, ia ditinggal oleh pemiliknya atau takut mendengar suara keras, seperti suara petir.

Di lain pihak, anak-anak juga cenderung sering membuat suara ribut dan melakukan gerakan yang membuat anjing itu kaget cemas itu semakin takut.

Berikut secara umum disebutkan, beberapa penyebab perilaku agresif pada anjing :

* Anjing sering merasa terancam dan curiga kalau mainan atau makanannya akan diambil oleh anak.
Itu sebabnya mereka suka menggigit anak berusia di bawah 6 tahun.

* Anak yang lebih besar kalau digigit anjing biasanya terjadi jika anjing merasa daerahnya terganggu.

* Anjing yang sedang menjaga makanannya sering berperilaku agresif hingga mengigit anak.

* Sebaliknya, anak digigit anjing yang bukan peliharaannya karena anak itu dianggap melanggar daerahnya.

* Sebagian besar anjing yang suka menggigit ternyata juga punya gangguan kesehatan fisik, seperti penglihatan kabur, penyakit liver, ginjal, serta penyakit lain yang dipengaruhi oleh kulit dan tulang.

Bukan berarti memelihara binatang terutama anjing itu tidak baik, tapi sebaiknya kita dapat menjadi teman bagi binatang itu dan memperkenalkannya kepada daerah sekitarnya.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites